Jakarta Barat, 10 Agustus 2026 — Bidang Pendidikan dan Kaderisasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi DKI Jakarta menyelenggarakan Pelatihan Artificial Intelligence (AI) bagi guru agama se-DKI Jakarta, bertempat di Hotel Santika Premiere, Hayam Wuruk, Jakarta Barat, Senin (10/8/2026). Kegiatan ini mengangkat tema “Transformasi Nilai Kritis & Kreativitas Media Pembelajaran di Era Digital”.
Pelatihan ini digagas sebagai upaya menjawab tantangan pendidikan agama di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, khususnya kecerdasan buatan, yang kini merambah hampir seluruh aspek kehidupan termasuk dunia pendidikan.
Dalam sambutannya, Ketua Bidang Pendidikan dan Kaderisasi MUI Provinsi DKI Jakarta, Prof. Dr. Bunyamin, M.Pd, menegaskan bahwa guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dituntut untuk melek teknologi dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman serta kebutuhan pendidikan agama yang senantiasa bergerak dinamis. Menurutnya, penguasaan teknologi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak bagi para pendidik agama agar tetap relevan dalam mendampingi generasi muda.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum MUI Provinsi DKI Jakarta, KH. Muhammad Faiz, Lc., MA, dalam sambutannya menyampaikan bahwa dalam menghadapi peserta didik di era digital saat ini, seorang guru harus mampu memahami karakter anak serta cerdas dalam memilih metode pengajaran agama. Ia menekankan bahwa dengan pendekatan yang tepat, pesan-pesan agama akan lebih mudah diserap dan diterima oleh peserta didik.
Pelatihan menghadirkan narasumber Irfana Steviano, S.Pd., M.Ed, yang memaparkan materi mengenai pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam dunia pendidikan, khususnya sebagai alat bantu dalam merancang media dan metode pembelajaran agama yang lebih kreatif dan kontekstual. Para guru agama yang hadir terlihat sangat antusias mengikuti rangkaian kegiatan, mengingat pelatihan ini tidak hanya menyajikan teori, tetapi juga langsung diikuti dengan sesi praktik penggunaan AI.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh seluruh pengurus Bidang Pendidikan dan Kaderisasi MUI Provinsi DKI Jakarta, sebagai bentuk dukungan penuh terhadap upaya peningkatan kapasitas guru agama dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital.
Melalui pelatihan ini, MUI Provinsi DKI Jakarta berharap para guru agama dapat semakin siap mengintegrasikan teknologi AI secara bijak ke dalam proses pembelajaran, tanpa mengesampingkan nilai-nilai kritis dan esensi ajaran agama yang menjadi fondasi utama pendidikan karakter generasi muda.